Jan 21, 2012

Surat #6: Hello rain...

Dear hujan,


Pesonamu begitu memabukkan bagi ku si pencinta hujan.
Aku mencintaimu hujan. Melihatmu, merasakan mu dengan tanganku adalah keinginan terbesarku. Menatapmu di balik jendelaku membuatku merasa damai.

Hujan, aku senang setiap kali kau berkunjung ke bumi tempatku berpijak, aku rindu sama om pelangi. Walaupun aku sering melihatmu, tapi dengan om pelangi?? Aku jarang melihatnya. Apa dia yang bersembunyi dibalik gedung pencakar langit kota ini ya? Atau aku yang bersembunyi di dasar gudung tinggi tidak bisa melihatnya dari sini?

Hujan, sudah lama sekali sejak kita bersenang-senang kan? Menari dan berlari bersama sahabat-sahabatku dan dirimu. Ahh dan sewaktu kecil, aku rasa hanya mamaku yang bisa melarangku untuk bermain bersamamu. Kau ingat kan aku sembunyi-sembunyi keluar dari pintu belakang dan bermain bersamamu setelah itu aku langsung mandi agar si mama ngak curiga. Atau.. saat air-airmu mengotori teras rumahku, aku bukannya membersihkannya, tapi bermain-main dengan air itu.

Hujan... Wangimu itu, aku mau beli parfum yang wanginya seperti kamu. Kira-kira di jual di mana ya?






With love,

@yuuCaaaa


No comments:

Post a Comment