Jan 5, 2012

Lucky



One of my favorite song...

Lucky...

Lucky I'm in love with my best friends,

Yup.. walaupun hubungan yang kami mulai ini membuat banyak orang yang tersakiti, dan aku belum pernah secara langsung memohon maaf untuk hal ini. Karena itu ijinkan lah saya memohon maaf untuk kesalahan saya. Terutama untuk temanku yang kini telah menemukan kekasih barunya, semoga kamu bahagia dengan dia disana, walau mungkin kita tidak akan pernah berkomunikasi lagi. Tapi aku minta maaf buat mu teman.



But what I want to say, that we start it as friend and finally we fall in love..
NO! mungkin bukan cinta yang kami rasa, hanya sayang. Bahkan sampai sekarang jika ada pertanyaan, apakah aku mencintainya tau tidak, maka aku ngak bisa jawab. Yang bisa aku bilang, aku sayang sama dia.

Lelaki yang lebih muda 9 bulan dari ku itu, hal ini membuat mama ku khawatir, tapi walaupun begitu, dia bisa membuatku merasa nyaman dengan kedewasaannya. 

Tapi tetap aja.. kadang kalau jahilnya lagi kumat, rasanya ni anak minta di tendang!

I do! I really do.. 

Dia bilang aku orang aneh, karena antara tangis dan tanyaku jaraknya ngak terlalu jauh..
Dia bilang aku ngak nyambung, aku akui iya.. belakangan ini rasanya komunikasi kami ngak nyambung dan itu karena aku yang kurang fokus. 

Dia benci aku dan Blackberry ku, tapi dia menyukai aku dan novel-novelku. 
Dia ngak suka liat aku ngemuk, tapi kalau aku kurus pun dia ngak suka.???

Dia bilang aku ngak bisa nyanyi, aku ngak peduli, masi banyak lagi cinta yang ingin aku nyanyikan. Aku memang ngak pernah bisa main gitar, walaupun udah di ajari berkali-kali. Karena yang ku mau adalah bernyanyi dengan diiringi oleh dia dan gitarnya.

Dia merusak gitarku!
Aku sedih untuk itu, tapi aku akan lebih sedih, kalau dia melukai hatiku.

Dia memuja otakku, tapi hal itu membuatku takut, takut dia akan tertinggal dalam doanya yang selalu mendoakanku. Jujur aku jarang berdoa buat orang-orang yang ku sanyangi, aku terlalu egois dalam berdoa, juga dalam hal lain. Dan itulah dia yang bisa menenangkan egoku.

Dia yang sering membuat kamar kosku dulu berantakan, tapi sesungguhnya dia lah yang menyukai kerapihan. Aku tidak suka kotor dan dia tidak suka berantakan, bukankah kalau itu disatukan akan terasa manis. Tapi sayangnya kadang aku tidak tenang jika ada di dalam kerapihan, berantakan tapi bersih, itu yang kusukai.

Dia bahkan lebih cerewet dari mamaku, tapi aku lebih sering membuat hatinya sakit dengan omelanku. Dasar lelaki hitamku! hahaha.. Dia ngak suka di panggil hitam, tapi sudah jelas kami berdua terlihat seperti papan catur!

Aku memang tidak seputih baby cina *kata Halim babi Cina*, tapi aku tidak masi terbilang putih kok.. *tetep*. Dia bilang kalau aku putih, sudah pasti warnaku sama dengan kertas HVS yang putih dan kalau dia memang hitam, harusnya warna kulitnya sama dengan warna rambutnya yg hitam.
*komen yang tolol kan??*

Dia si bego dalam hal logika, tidak bisa dilawan masalah wawasan. Dia ngak cuma bisa nalar tapi ngak bisa membuatnya jadi nyata. Gak jago ngoding dan selalu merayuku untuk mengerjakan tugas codingan miliknya. Tentunya ngak gratis, harus ada imbalan di belakangnya. 

Aku si penyuka pizza menikmati setiap potongan pizza yang ada di meja kami, dia hanya memakan satu potong dan sisanya untukku sampai aku mengalami diaree karena makan pizza kebanyakan. Hampir seluruh makanan yang dia suka, aku juga suka. Tapi banyak makanan kesukaanku yang tidak cocok untuknya, sampai-sampai kepiting yang merupakan lambang horoskopku pun tidak bisa di maan karena dia alergi seafood. Seafood?? coba banyangkan aku yang berhoroskop seafood ini merasa kalau aku cocok dengan semua makanan laut sedangkan dia tidak! 

Terlalu banyak perbedaan! Aku ngak suka melawan, terutama kedua orang tuaku, dia yang menaati semua aturan dengan baik!

Kata dia walaupun orang bilang dia baik, tapi aku lah yang paling tahu apakah dirinya baik atau tidak. Dan aku bisa katakan dia adalah BAJINGAN! 
Bajingan inilah yang membuat hidupku lebih berwarna, membuatku tertawa, membuatku yang lelah kembali memiliki semangat.

Melihat wajahnya saja, aku merasa bateraiku sudah penuh lagi. 

Aku dan dia kini berjalan di jalan yang kami tidak tau bagaimana ujungnya. Sampai hari ini yang bisa kami lihat, terlalu banyak penghalang di jalan ini. Tapi kalaupun kami berhenti berjalan di jalan ini, maka kami pun akan menjadi orang yang berbeda. Sangat berbeda dan berubah, menjadi seseorang yang bukan diri kami sekarang.

Hanya satu harapanku, agar aku dan dia tetap bisa berjalan bersama, bergandengan dan saling memberi semangat dan dukungan, saling berbagi dan saling menyanyagi.

Hei kau, yang mengatakan cintamu adalah wanita itu. Aku sedih waktu dengar itu, tapi aku tidak mau menangis. Karena aku tahu, aku lah yang bisa membuatnya bahagia, like he do to me..

Dan aku mau jujur, aku udah jatuh cinta sama dia. 

2 comments: