Jan 3, 2012

[Flash Fiction] Cinta Sejatiku..

Jake:
Kau wanita yg sudah empat tahun ini membuat tidurku tidak tenang. Membuatku tidak bisa bertahan lama jika ada d dekatmu. Kau membuatku ingin menciummu dan merasakan dirimu, tapi kau selalu saja memancing perdebatan denganku, seluruh org di kota ini tahu bahwa kita tidak pernah berdamai. Tapi apakah mereka tahu bahwa aku tergila-gila pada mu? Aah.. Mengapa aku selalu merasa terbakar saat di dekatmu?

Sial! Kenapa harus kau yg akan menikah dgn pria bangsawan itu? Kenapa kau setuju?

Kalian tidak saling mencintai. Dia terlalu dingin, dia tidak akan pernah bisa menghangatkanmu. Hidupmu pasti akan sangat menderita.
Tidak! kau tidak bisa menghabiskan hidupmu dengan pernikahan yang seperti itu. Sekalipun dia adalah seorang keturunan berdarah biru yg pasti bisa memenuhi segala kebutuhan materilmu, tapi kau pasti tidak akan bahagia. Karna dia tidak mencintaimu.

Kau memilihnya hanya karna kalian memiliki ketertarikan yg sama di dunia matematikamu kan, nona Logaritma?

Aku memang tidak memiliki pengetahuan yang lebih dari si tuan yg tau segala itu. Tapi aku bisa menyakinkanmu bahwa pengetahuanku yg sedikit inilah yang bisa membahagiakan mu.

Aku memang tidak sekaya keluargamu, dan aku juga bukan orang yang suka dengan kekayaan. Tidak banyak yang bisa aku tawarkan. Aku hanya seorang pelayan masyarakat, mungkin jika kau menjadi istriku, aku akan sering keluar di tengah malam dan rumah kita akan penuh dengan orang-orang yg butuh pertolonganku.

Aku tidak punya harta sebayak atau bahkan sepersepuluh dari harta keluargamu, tapi aku mencintaimu dan aku ingin membahagiakan mu. Keinginan terbesarku adalah setiap kali aku pulang ke rumah, aku dapat melihatmu dan memilikimu.
Jangan siksa aku lagi, karna 38 jam lagi kau akan menikah dgn pria itu.


Lidya
Kenapa aku harus bertemu dengan mu di tempat ini, di saat aku ingin sendiri. Saat di mana aku hanya ingin menyakinkan diriku bahwa dengan menikahi bangsawan itu aku akan bahagia.

Aku tidak menyangka kau bahkan menghitung sisa waktu menjelang hari pernikahanku? Bagaimana mungkin penakluk wanita sepertimu memikirkan hari pernikahanku?

Tapi apakah pernah kau menghitung jumlah hari yg kuhabiskan dengan bertengkar dengan mu? Berapa kalori yang aku habiskan hanya untuk beradu mulut denganmu?

Aku sudah menerima lamaran pria itu. Pria yang kau hasut agar tidak menikahiku, kan? Tapi sayangnya kau tidak berhasil playboy.

Calon suamiku sangat kaya, dia punya segala yang aku inginkan. Dia tampan, pintar, kaya, dan yang paling penting dia menyukai cara berfikirku. Kami mencintai ilmu pengetahuan, tidak sepertimu yg mencintai skandal.

Aku yakin aku pasti akan bahagia, tapi mengapa menjelang 37 setengah jam dari hari pernikahanku kau membuatku berubah pikiran?

Mengapa kau menggodaku dengan ciuman mu? Menggodaku dengan tubuh, rambut emasmu dan senyum jahil mu?

Bukankah 3 tahun yg lalu kau bilang kau tidak menginginkanku? Tapi sekarang aku bisa merasakan hasratmu yg begitu besar ingin memiliku.

Kau seharusnya mengatakan hal ini dari dulu. Sehingga aku tidak perlu menghitung probabilitas seorang wanita untuk menikahi cinta sejatinya adalah sangat kecil.

Tapi kini kau harus menghadapi ayahku yg kau sebut calon mertua dari neraka itu. Kau harus melamarku malam ini!

Aku tidak peduli jika harus hidup seadanya bersama mu. Aku masi tetap bisa membantu keuangan keluarga kita nantinya. Asalkan kau berjanji setia padaku, playboy!










Inspirited by novel Where is My Herro part 1

Regards,

yuuuCaaaa

4 comments:

  1. Cerita singkat nan unik yuu..^^

    Playboy juga pada akhirnya ingin menikahi wanita yang benar - benar dicintainya..:)

    ditunggu coretan2 selanjutnya... :) :) :)

    ReplyDelete
  2. makasi uneng...

    inspirasinya dari novel yang emang isinya tentang kisah orang yang sedang mencari belahan jiwanya.. hahaha

    kita tunggu comment dari nyonya cerewet ina..

    ReplyDelete
  3. Hahahaha,..
    Yuyu, makin bagus gaya penulisanmu, kata katanya halus banget,..
    (agak2 puitis gitu) *_*

    Nanti cetak sma q ya yu bukunya kalo dah selesai dibuat :)

    Semangattt yuyu :D

    ReplyDelete
  4. itu ngak bikin buku ina.. cuma menceritakan ulang.. hihi

    tapi makasi ya dah di puji :P

    ReplyDelete