Sep 10, 2019

Teruntuk jiwa yang tersembunyi

Teruntuk jiwa yang kurindukan.

Teruntuk kamu yang masih suka melihat rumput tetangga.

Teruntuk kamu yang ingin melihat dunia dari kacamatamu sendiri,

Teruntuk kamu yang selalu butuh me-time

Teruntuk kamu yang mungkin sedang menyesal.

Ingatlah hari ini adalah jawaban doa yang selalu kamu panjatkan.

Bersyukurlah untuk semua yang sedang kamu jalankan.

Banyak orang yang merasa kamu sangat beruntung.

Bernafaslah.

Berterimakasihlah.

Lakukan apa yang ingin kamu lakukan tanpa menyesal.

Ingat selalu bahwa aku mencintaimu, apapun yang kamu lakukan kedepan nantinya.

Jun 30, 2019

Aku dan hobby-ku

Holla, Dear....

Dikarenakan aku menulis ini karena challenge di group penulis, maka let me re-introduce my self to you... Sebenarnya di halaman about-me sudah ada ya.. Tapi singkat saja..

Sesuai nama URL blog ini, maka itulah nama panjangku Yuliana Permata Sari. Judul web ini adalah nama panggilanku. Aku yang masih jadi karyawan tapi punya cita-cita punya bisnis sendiri. :)

Posting sebelumnya aku membahas soal Resign, postingan kali ini aku mau membahas soal hobby.

Sebelum aku melanjutkannya, coba kalian jawab pertanyaan ini?
Apa hal menarik yang belakangan ini menarik perhatian kalian? Yang tentunya bisa dikatakan sebagai hobby.
Sedari kecil, hobby saya adalah membaca dan juga mendengarkan musik. Namun, karena sekarang ini serial Korea lebih menarik daripada buku, ku pun lebih senang nonton serial. Hobby yang tentunya kurang berfaedah, tapi sulit untuk dihindari.

Hobby membaca saya juga punya blog sendiri, karena dulu setiap selesai satu buku saya akan menuliskan reviewnya di blog The Little Present . Saya pun sudah lama menulis blog, kalau blog ini seringan saya gunakan untuk tempat curhat atau menulis cerita-cerita singkat yang muncul di kepala.

Belakangan ini akupun tertarik dengan hobby lain yang cukup menyenangkan karena hobby ini berbau handmade. Apakah ada diantra kalian yang pernah membuat sabun mandi sendiri?

Sudah satu tahun belakangan ini, aku tidak pernah membeli sabun mandi pabrikan lagi. Semua sabun mandi yang ada di rumahku adalah sabun buatanku sendiri. Aku menyukai proses pembuatan sabun ini karena aku bisa menentukan warna, bahan, wangi apa yang kumau.

Seperti sabun-sabun dibawah ini, semuanya aku yang bikin dan ini masih beberapa sabun yang ada di rak sabunku... :)

  


Hobby ini belum menghasilkan duit sesungguhnya, tapi besar harapanku agar ini bisa jadi bisnis yang bisa membuatku resign dari kantor ini. Bukannya, aku tidak bersyukur dengan pekerjaanku saat ini hanya saja bila hobby bisa menghasilkan duit, kenapa tidak?

Banyak sekali soaper di luar negri yang jadi panutankuhhh karena hasil kerja yang luar biasa dan mereka bahkan bisa memproduksi ratusan batang untuk satu jenis sabun.  

Akupun punya blog sendiri yang berisikan bagaimana cara membuat sabun dan mengenalkan bahan baku untuk membuat sabun handmade, tapi sementara blognya sedang maintenance... :D

Anyway guys,
Please follow instagram Moktika.co ya guys.. beberapa postingan tentang sesabuanku ada di sana...
Bagi kalian yang juga tertarik dengan souvenir dari sabun ataupun mencoba sabun buatanku, boleh kontak aku... dan karena semuanya adalah handmade pastilah boleh request tergantung kebutuhan/keinginannya. 

Oya, terimakasih sudah mampir.. :)

Aug 6, 2018

Resign?



Hai guys,

Saya mau kasi sedikit cerita belakangan ini saya banyak menghabiskan waktu untuk berfikir mengenai "Kapan ya aku resign?"

Bahkan aku pernah melakukan hal yang dulu aku lakukan ketika mau resign dari perusahaan tempat aku bekerja pertama kali. Aku afirmasi di depan gedung kantor itu dan berucap "Aku pasti bakalan ga kerja di sini lagi dan dapatin rejeki yang lebih dari yang sekarang"

Terdengar gila dan bodoh? Ya, tentu saja..
Apalagi tempat kerja saya ini cukup populer dan banyak orang yang ingin kerja di sini.

Lalu kenapa saya mau resign?
Bukan. Bukan karena tempat kerja atau pekerjaan yang tidak bagus, hanya saja ini masalah jarak. Meresa jenuh dengan perjalanan Bekasi-Jakarta setiap hari. Selain itu, jenuh menjadi karyawan.

Terkesan menggelikan, bukan?
Jenuh menjadi karyawan. ???

Puji Tuhan, bisnis kecil yang aku mulai bulan lalu pelan-pelan kasih hal positif, tapi rasanya bila nunggu bisnis itu kasi aku gaji yang sama dengan gaji aku yang sekarang rasanyaaa masihh amat lammaaa.... :(

Tapi aku tetap positive  thinking and mengusahakan hal itu terwujud dalam tahun 2018 ini. Puji Tuhan pembelian bulan ini meningkat dari bulan lalu. Semoga semakin bisa jadi penyalur berkat buat orang lain juga, karena bisnis aku ini melibatkan reseller-reseller saya yang luar biasa.

Teman-teman adakah yang juga berfikir untuk resign?

Beberapa minggu ini saya mencoba cari info tips dan trick untuk mempersiapkan diri bila ingin resign. Saya ga akan kasi sumbernya, tapi saya kasi kesimpulan saya aja ya..

Persiapkan tabungan

Sebagai wanita karir yang biasa punya penghasilan bulanan, pasti kita kalau mau beli apa-apa yang susah. Misal nih mau beli liptick / bedak / HP baru mungkin ga perlu sampe ijin suami karena penghasilan kita cukup untuk membeli itu.
Setelah resign, maka kebebasan seperti ini tidak akan ada lagi. Kamu harus bagi-bagi penghasilan suami untuk kebutuhan primer dan kebetuhan seneng-seneng. Ya kecuali penghasilan suaminya lebih dari cukup buat dipake seneng-seneng juga sih, it's ok.
In my case, I know my husband is also take responsibility to his parents and little brother. Jadi aku perlu siapin tabungan.

Jangan ada Hutang

Ini sih lebih ke versi aku pribadi. Aku masih punya beberapa hutang seperti KPA dan kartu kredit. Ohh.. I wish I can discard all my credit card!
Aku lebih ingin bisa terbebas dari hutang, karena aku ga mau fikiranku terganggu dengan hutang. Bilapun saat resign nanti aku masih punya hutang, let it be hutang untuk keperluan bisnis yang mana cashflow nya masih bisa nutup dari penghasilan bisnisku.

Have a great comunity

Ini salah satu hal yang jadi kekhawatiran aku, kalau udah resign masa cuma di rumah-rumah aja? Bisa kuper dong :(
So ada baiknya mulai cari-cari komunitas baik itu gereja, ataupun komunitas online yang bikin kamu tetep uptodate dan kaya akan informasi.

Tinggalkan perusahaan dengan kesan baik. 

Berikan yang terbaik kapan saja hingga saat resign tiba kamu sudah memberikan yang terbaik.
Menurut aku memberikan yang terbaik bagi perusahaan harus tetap dilakukan walaupun kamu berencana untuk resign. Kenapa? Tohh aku bakalan ninggalin perusahaan ini? 
Masalahnya bukan pada perusahaannya tapi pada dirimu. Kamu akan mendapatkan ilmunya setelah kamu melakukan yang terbaik, kamu akan semakin di upgrade. Ilmu-ilmu itu pasti akan bermanfaat jika kamu sudah resign. Minimal kamu tetap jaga hubungan baik dengan rekan kerja kamu.

Well, aku rasa ini adalah poin-poin yang harus aku persiapkan disamping membuat usaha sampingan aku makin sukses supaya nantinya ku tetap bekerja  hanya saja dari rumah saja. :D

See you on the next post...





Feb 28, 2018

Read Easily Anytime and Anywhere




Hai guys, thanks for reading my blog.

Kali ini aku mau share kegiatan membacaku yang lagi rajin-rajinnya. Secara aku kan orang yang banyak waktu habis di jalanan, dan lama-lama nonton drakor juga bikin bosen. Akhirya aku memilih ke hobby aku yang lama. MEMBACA!

Aku bukan tipe orang yang suka membaca novel khususnya yang romance, sebenarnya di rumah juga masih banyak buku-buku yang belum aku baca. Sayangnya untuk bawa-bawa buku kemana-mana rasanya agak merepotkan dan kadang kalo di bus malam-malam kadang ga bisa baca. 

Nah, karena alasan berat dan pencahayaan yang gelap, akupun memutuskan untuk mulai baca e-book. Dulu banget sih aku suka cari pdfnya lalu baca dari HP. Tapi kan sebenarnya pdf-pdf yang tersebar di google itu adalah salah bentuk dari ilegalitas! #muahahahhaha #maaf

Well, sebenarnya kalau baca pdf gitu hanya dengan pdf reader agak bikin repot kalau mau kasi tanda halaman terakhir yang kita baca. Nah, sampai suatu hari temen aku bisikin, di apliaksi xxx bisa baca novel loh... Baru dehh, aku explore dan nemu beberapa aplikasi lain... 

Aku akan coba ceritain beberapa aplikasi yang sering banget aku pake.

Feb 21, 2018

DIY Creating Your Own Logo

Hai All,

Postingan kali ini aku sengaja bikin untuk notes buat diri sendiri, takutnya nanti lupa dan ga bisa edit-edit lagi logo yang udah aku buat.

Oya, udah lama aku pengen banget punya usaha khusus pakaian anak-anak. Banyak ide-ide yang ingin aku lakukan, tapi untuk saat ini karena ini masih sangat baru, saya mencoba pelan-pelan dulu. 

Dulu itu aku sempat bikin fan page dengan nama Shirts Kingdom, tapi lama-lama aku kurang suka dengan namanya. Akhirnya aku putuskan untuk menggantinya. Instagram accountnya sudah aku ganti jadi @lucky.kidswear.

Memutuskan nama Lucky juga cukup panjang, sempat mau kasi nama Jepang dan diskusi ama suami untuk menanyakan nama yang cocok. Tapi dari beberapa nama yang dikasi rasanya kurang klik dengan saya. Jadilah saya memilih Lucky rasanya nama ini cocok dan ga susah di inget :D

Lalu kemarin coba-coba bikin logo nya. Aku sih orangnya ga mau ribet, jadi aku pake Picmonkey karena ga mesti instal-instal dan variasi icon dan font nya lucu-lucu. Aku pilih icon baju bayi yang aku edit trus aku kasi nama Lucky Kids Wear. Setelah dilihat-liat selama beberapa hari, aku memutuskan untuk menggantinya lagi!

Aku coba searching-searching di Etsy, dan nemu ide-ide baru untuk aku pakai. Bermodalkan Etsy, Picmonkey, dan Snagit (aplikasi wajib yang selalu ada di PC kantor) aku pun bergulat beberapa menit dan tadaaaa....
My new logo