Jan 21, 2018

New Year, New Dreams!


Holla!
I think it's very late for new year posting, but it's better late that not posting anything.

Actually to be honest, I really-really happy to pass 2017 because for me that year a bit stressful.
Don't worry I will not gonna story tell you about that, I just want to finish 2017 with grateful for God grace.

So I wanna tell you about my dreams for 2018. My hope, my dreams, my resolution.

Dec 20, 2017

[Cerpen] Bukan Mr. Strangger


Kindness is like coffee. It awakens your spirit and improves your day.

"Caramel Macchiato hangat satu ya..."

Sambil menunggu antrian pesanan yang panjang, aku menyebarkan pandanganku mencari bangku kosong untukku. Semua bangku di toko kopi terkenal ini hampir penuh, ada beberapa yang kosong tapi aku tidak yakin apakah aku bisa mendapatkannya atau tidak. Baru saja ada beberapa kumpulan remaja yang melewatiku dan menyebar mencari tempat duduk, di depanku juga ada tiga orang yang sepertinya senasib denganku. Sendirian dan sedang menunnggu hujan reda.

Aku melihat jam tanganku, sudah jam sepuluh malam dan diluar sana hujan masih deras. Antrian taxi sudah aku pastikan sangat panjang, daripada aku menunggu sambil berdiri lebih baik aku minum segelas kopi untuk meredakan kekesalan hari ini. Bagaimana tidak kesal coba? Jam tujuh malam aku sudah bersiap untuk pulang, komputer sudah aku matikan dan tas kerja sudah aku gantungkan dibahuku ketika bos muncul dan...

"Lita, tolong laporan yang untuk senin diselesaikan hari ini, kirimkan ke saya kalau sudah selesai!" Bayangkan saja, sekarang hari Jumat dan pekerjaan untuk minggu depan harus diselesaikan hari ini? Mana laporan itu sama sekali belum aku sentuh! 

Aku mematikan kembali komputerku di jam setengah sepuluh malam. Aku meninggalkan bosku yang masih sibuk dengan semua email-email ataupun pekerjaannya yang lain. Itulah nasib orang yang bergaji besar, tanggung jawab juga makin banyak.

Jam sepuluh malam dan di sinilah aku berakhir, mengantri di kedai kopi terkenal. Di luar sedang hujan deras, dan antrian taxi juga sangat panjang. Daripada menunggu sambil kedinginan lebih baik menunggu ebrsama kopi kopi hangat. Lagian, besok tidak ada janji yang akan dikejar, hanya ada kasur dan yang akan menemahi hari Sabtu malasku.

"Kak Lalita, Caramel Macchiato." Aku mengambil minumanku dan melangkah lebih cepat ke kursi itu. Satu kursi kosong yang ada di depan jendela besar dengan meja panjang yang sudah hampir penuh dengan individu yang sedang menanti. Menanti redanya hujan, ataupun menikmati bahagia bersama aroma kopi. Untungnya aku lebih cepat dari wanita di depanku tadi, sehingga aku sekarang bisa melihat jendela yang dibasahi tetesan hujan dan juga lampu-lampu kemacetan Jakarta. 

Aku menggenggam minumanku dan membiarkan hangatnya mengalir dari telapak tanganku hingga ke dalam hatiku. Setidaknya hangat itu dapat menukar rasa kesal dihatiku. Aku menikmati wangi kopi dan manisnya macchiato, aku memejamkan mataku agar kenikmatan itu dapat mengalir jantungku, kepalaku, dan seluruh sel-sel ditubuhku.

Di luar masih hujan deras dengan kemacetan Jakarta yang gak ada ampunnya. Aku melirik jam lagi, baru sepuluh menit aku menunggu tapi rasanya seperti sudah dua jam. Aku membuka ponselku dan membuka social mediaku satu-persatu. Di path pada ramai posting mie rebus yang terlihat lezat, di facebook penuh dengan sharing tentang agama dan politik, instagram penuh dengan postingan orang jualan. Bosan!

Aku kembali minum kopiku yang sudah hampir dingin dan isinya tinggal setengah tapi hujan masih terlihat deras. Aku menopang daguku dengan tangan kanan sambil bersenandung mengikuti lagu yang sedang diputar di kedai kopi ini. 

"Permisi, saya boleh duduk di sini, ya... " Seorang pria membawa kursi dari meja lain dan memaksakan dirinya duduk di antara aku dan pria lain yang tadi di sampingku. Jelas saja aku langsung mengerutkan keningku. Jelas-jelas tempat aku duduk sudah terlalu sempit untuk ditambah dengan satu orang asing lagi, tapi dia tetap saja kekeuh untuk duduk di situ.

Dec 19, 2017

5 Tips Belanja Barang Elektronik Online

Hai guys,

Nanya dong, siapa yang udah dapat bonus/THR/Tunjangan akhir tahunnya? 

Hihihihi..

Bulan Desember ini beneran bulan kalap buat aku, gimana engga?
Ada Harbolnas, trus dilanjut dengan TAT (tunjangan akhir tahun) yang meluncusss ke rekening eik!

Ceritanya hari ini. Iya hari ini banget ya booo...!
19 Desember 2017. Saya, Yuliana Permata Sari, kalap!
Belinya ga banyak, tapi mahal...

Khusus hari ini barang pertama yang saya beli adalah TREADMILL. Udah lama sebenarnya pengen punya ini, tapi pertimbangan harga dan dana yang belum cukup akhirnya ditunda.
Nah, kebetulan kemaren punya voucher Blibli 800 ribuan, hasil dari cashback 100% 11 November kemaren. Mulailah incer treadmill yang ada di situs belanja tersebut, tapi sayangnya setelah aku bandingkan dengan toko online sebelah, rasanya harga di Blibli lebih mahal... Lalu kalau dikurangi dengan voucher gratis, harganya jadinya sama.

Setelah mempertimbangkan keperluan lainnya, akhirnya aku putuskan untuk beli treadmill-nya di tokopedia aja. Kebetulan ada temen yang pernah beli di toko itu, jadi aku makin yakin belanja di situ. 

Lalu voucher 800ribu dikemanaken??
Akupun memakainya untuk membeli barang lain yang emang udah lama aku incer juga... hohoho 
Kulkas 2 pintu!
Di rumah aku adanya kulkas 1 pintu dan itupun udah ada sejak jaman suami aku masih single. Kebayang dong kulkas yang dipakai ama para bujangan, serba-serbinya banyak lahhh... 
Selain itu, karena rasanya kulkas 1 pintu kurang gede buat belanjaan mingguan kami. Khususnya bagian freezer-nya, kurang gede.

Nah, aku mau sedikit share bagaimana aku cukup PD buat belanja barang elektronik online atau berbelanja apapun secara online.

Dec 8, 2017

Top 5 Me Time Ala Yuyu


Hulaa...
Kali ini aku posting mau ramein postingan 1 minggu 1 cerita yang temanya adalah "Me Time"

Hayoo, kalau buat kalian apasih definisi me time?

Sebelumnya aku mau ceritain apasih beda me time versi single versus versi menikah ala aku.
Well, baik sebelum atau setelah nikah me time versiku sebenarnya sama aja, yang berbeda adalah waktunya dan bagaimana aku mengaturnya.

So, these are my top 5 me time activities:

  1. Baca Buku
  2. Waktu masih single, kebanyakan waktuku aku habiskan buat baca buku... Mostly novel, gabung di group blogger buku dan rajin posting tentang buku yang aku baca (hampir setiap hari!)
    Rasa-rasanya waktu itu selalu kurang, karena buku bacaanku masih dan makin banyak yang belum disentuh. Rasanya ingin punya 40 jam sehari, 8 jam kerja sisanya buat baca buku!
    Bahkan, Me Time yang paling aku suka adalah nongkrong di Gramed. Biasanya sepulang gereja, aku akan makan dulu, kemudian nongkrong di gramed. Minimal, selesai 1 novel lahh....


  3. Nonton Drama
  4. Siapa sih yang gak pengen habisin waktunya buat liatin cowok-cowok cakep dari Korea atau Jepang? 
    Yes.. I love both this drama. I love the melodrama from Korea and I love the spirit from Japan. Kalau jaman single nih, sabtu minggu itu bisa selesaiin satu Drakor, which is minimum 16 episodes. Kalau udah jadi emak-emak gini, selesai 4 episode aja udah juara! Itupun sambil nyetrika. #ketawasetan

  5. Nulis
  6. Nahloh... bukan bermaksud sombong sih... Nulis yang aku lakukan disini gak melulu terkait nulis tulisan penting ataupun tulisan bagus.
    Dulu aku suka menuliskan doa-doaku di buku, you can name it diary. Tapi isinya cuma sekedar curhat ama Tuhan aja... 
    Percaya atau tidak, aku pernah mencoba mengisi me time ku dengan mewarnai ala-ala jaman sekarang, hasilnya adalah kepalaku makin stress! Tidak lama setelah aku menutup buku mewarnaiku dan aku "curhat" dibuku catatanku, stress itupun langsung hilang.

  7. Music and eyes closed
  8. Ini adalah me time paling aku suka dan paling murah. Cuma butuh earphone, hp, dan dimanapun mataku bisa kututup pura-pura tidur gitulah. Lalu aku biarkan pikiranku mengikuti irama dan lirik dari lagu. Ini adalah saat-saat aku membiarkan diriku dan dunia khayalku bergerak bebas tanpa batas, karena hanya dalam imaginasi semua hal menjadi mungkin.

  9. Food & Cofee
  10. Makan sendirian cafe ato resto buatku bukan hal yang aneh, makanya dulu kalau udah bosen di kosan aku lebih memilih melimpir ke cafe ato resto cozy deket kosan. Aku akan ikutin mood aku, mau makan makanan apa atau hanya sekedar menikmati kopi.
    Untuk kopi, biasanya aku tidak perlu waktu sendirian, selama ada kopi yang wanginya enak maka aku akan menikmatinya kapan pun dan bagaimanapun kondisinya. Kopi akan selalu baik untuk kesehatan jiwaku!
Okay, setelah menikah maka waktu me time pun semakin berkurang, bahkan kalau weekend itu I am fully timer IJAH! Kerjaan rumah, numpuk sayang... Pulang kantorpun aku masing jadi IJAH
Dan jujur aja, ini nih yang bikin pengen resign. Pokoke kalau Tuhan kasi rejeki anak ke aku, aku fix mau resign! hohoho

Okay, jadi bagaimana aku menikmati me time walaupun waktu itu sendiri terasa kurang.
Semuanya aku lakukan di perjalan pergi dan pulang kantor!
Okay, mungkin engga semua ya...
Baca buku dan nonton drama biasanya aku lakukan diperjalan, karena di hpku selalu ready bacaan dan drama buat ditonton...
Nulis ini biasanya aku lakukan di kantor, di jam-jam istirahat. Tapi kalau udah terlalu stress, aku akan menulisnya di note HP kemudian aku hapus. Soalnya takut ada yang baca curhatannya hohoho
Apalagi music? jelas sepanjang perjalanan earphone itu terpasang di kuping, mau itu nonton ataupun baca sambil dengerin musik atau sambil tidur.

Nah.. untuk poin kelima, bisa dibilang aku sudah tidak pernah melakukannya lagi. Karena makan di luar pasti selalu sama suami ataupun sama tim. Sementara kopi-kopian lagi ga boleh di konsumsi.. wkwkwkwk

So how about your me time, guys?

Nov 21, 2017

adap.ta.si (n)

Mengutip dari KBB Daring
 adap.ta.si (n): penyesuaian terhadap lingkungan, pekerjaan, dan pelajaran
Aku mau sedikit ceritain a.k.a curhat tentang adaptasi yang selama setahun belakangan ini. Rasanya aku mengalai lelah badan dan pikiran karena adaptasi ini hahahha... Rasanya ingin ke suatu tempat di mana aku bisa sendirian dan tanpa perlu menyesuaikan diriku dengan apapun! 

Aku akan menceritakan tentang beberapa hal yang sangat amat berat adaptasinya buatku. 
Adaptasi BUDAYA!

Aku yang berasal dari Sumatera Utara, terlahir dari wanita berdarah Batak Toba dan pria berdarah Batak Karo. 

Apakah aku mengingatkan kalian dengan artis bermaga Ginting yang menolak Karo adalah Batak? Well, sejujurnya aku tidak setuju dengan beberapa suku di Sumatera Utara yang menolak di sebut Batak. Terlepas dari fakta-fakta yang mungkin kalian bisa googling sendiri, di darahku mengalir darah Batak!