Feb 23, 2015

Natal 2013, 2014, 2015 (?)



What you can see from the picture?
Jika kalian melihat senyum, itu benar. Tapi saat aku melihat foto ini kembali, aku sedih..

I lost her!
Tidak pernah sedikitpun aku bayangkan aku kehilangan dia sebelum usianya 25 tahun. Tidak pernah terbayangkan hidupku tanpa dia ketika aku nanti menikah.

Ina. Aku ingin bikin seragam untuk kalian dihari pernikahanku. Aku ingin dia yang jadi pandongananku. Tapi yang terjadi? Dia pergi. Duluan. Meninggalkan kami. Dia curang!

Kenangan yang masih jelas banget di otakku adalah setiap diskusi kami tentang pernikahan, tentang kuliah lagi, tentang dia yang ingin putus, tentang aku yang sedang galau karna putus.

Ina. Tempat aku berlari ketika aku tahu dunia tidak satupun bisa mengerti jalan pikiranku.
Ina. Si centil yang sangat paham seleraku yang unik.
Ina. Sahabat. Saudari. Saudara kembar.

Ah Ina.... 
Masih sering air mata ini menetes mengingat senyummu.

Gak ada kata terakhirmu untukku na..
Kenangan terakhir hanya ketika aku menjengukmu di Rs. Jakarta. Kalau aku tahu itu adalah diskusi kita terakhir, aku tidak akan pulang sepagi itu. Aku akan cuti dan menemanimu seharian.

Kepergian Ina memberikanku teman-teman baru. Temen-temen kuliahnya dulu sekarang ini menjadi teman-temanku. Anak-anak kosannya dulu kini jadi teman dekatku.

Dream catcher house, begitu mereka menyebut kontrakan itu. Terkadang kalau aku kesitu, kerinduanku akan gadis ini berkurang.

Lebih menghargai waktu bersama sahabat. Itulah pelajaran penting yang ditinggalkannya padaku.

Aku-Hilde yang sekarang jauh berubah dari kami yang dulu. Itu juga karena kepergian dia.

Ina, as you can see us now. We miss you everyday, darling.

Ina, nanti 2015 aku foto natal bareng siapa ya?
Semoga dengan pasangan yang sering kita diskusikan ya.. 'Pasangan dari Tuhan' 

Ah, Ina... Sekarang kamu sudah bersama mempelai pria, sedang aku masih dalam penantian.

Ina... Aku tidak tahu apakah kamu masih bisa berdoa atau tidak. Tapi doakan aku dengan thesisku, na.

I want to write your name in my thesis.
Untukmu. Kita pernah berkeinginan untuk kuliah s2. Kau juga bilang mau nyusul aku yang udah kuliah duluan. Papa mu juga meminta janji s2 mu. Jadi kali ini thesisku, ku persembahkan untukmu.

Ina... Titip doa untuk adik-adik sekolah minggu kita. Terutama keluargamu na.. :

Miss you gadis hitam

No comments:

Post a Comment