Feb 15, 2012

#7: Sorry..



Dear my hubby..

Akhirnya kau sudah mengambil keputusan ya?

Terimakasih, akhirnya kau melepaskanku, doakan aku di sini ya, agar aku bisa menemukan bahagia lain. Walaupun bagiku, kau satu-satu orang yang bisa membuatku merasakan bahagia dan sakit secara bersamaan. Kau tahu aku mengartikan cinta sebagai apa? 


Cinta tak selamanya tawa dan juga tangis, dia adalah warna yang memberikan arti untuk hidup ini.

Sayang, kini aku sudah bisa berjalan di atas kedua kakiku lagi, sudah bisa menggunakan stiletto dan sepatu lain dengan tinggi heels yang beragam. Terimakasih buat Mr.X yang sudah mau membantuku.

Sayang apakah kau mengenal Mr.X?
Dia adalah orang yang sudah membuatku lumpuh kemarin, tapi dia bertanggung jawab kok. Dia membiayai seluruh pengobatan dan kehidupan aku selama aku sakit. Bahkan yang paling mengejutkanku adalah dia membelanjai aku. Bukan hanya keperluan rumah tangga, tapi juga fashion. 

Dia membelikan aku, semua hal yang aku suka. Tidak sayang, aku tidak pernah memintanya, he just sent it to me.

Yang paling mengejutkan aku adalah dia juga mengirimkan pakaian dalam untukku. Kau tahu kan aku agak sensitif dengan hal ini, aku sering iritasi jika menggunakan bahan yang tidak cocok dengan ku. Namun yang dia kirim adalah pakaian dalam yang biasa aku pakai.

Apakah dia itu titisanmu? Dia tahu makanan kesukaanku, dia tahu sepatu dan warna favoriteku, dia bahkan tahu ukuranku. Dia tahu hal-hal yang kau ketahui sayang. Apakau kau Mr.X itu?

Kalau memang benar itu kamu, aku mohon jangan bersembunyi lagi. Aku merindukanmu, setidaknya aku ingin melihatmu lagi.

Ahh iya, aku rasa kau sudah memiliki kekasih lain ya? Atau calon istri, makanya kau hanya mengirimkan surat cerai melalui pengacaramu?

Aku mohon, bicaralah padaku, ijinkan aku tahu apakah kau masih marah dan kecewa padaku?
Aku terima semua hukuman ini, termasuk perceraian ini, tapi aku ingin ini berakhir dengan baik. Aku tidak ingin kedepannya kalau kita bertemu, kita seperti orang yang tidak pernah saling mengenal.

Suamiku, aku tahu aku memang bersalah padamu juga pada langit dan aku tahu aku pasti akan mendapatkan hukumanku. Tapi kalau kau memang bahagia dengan keputusan ini, aku terima.

Love you,


tin-tin


No comments:

Post a Comment