May 20, 2015

What, why and where I write?


Ini postingan pertama dari event yang dimoderatori oleh Putri... Alasan aku ikut sih, soalnya semacam alasan untuk menulis di blog kece ini.. #sombong..

Postingan pertama tentang: what, why and where do I write? 
What?
Berhubung ini adalah blog pribadiku, aku menulis apa saja yang ada di kepalaku yang ingin aku tuangkan dalam blog ini. Well, sederhananya blog ini adalah tong sampahku, tempat galauku, tempat curhatku. Orang-orang bisa tahu kepribadianku melalui blog ini. Walaupun aku tidak menjamin penilaian kalian benar 100%.. :p

Kebetulan aku tidak pernah melakukan riset atas isi blogku, tetapi sebagian besar isinya adalah karya tulis (cerita-cerita fiktif yang berusaha exist di tengah-tengah globalisasi dunia #halah), foto-foto moment hidup yang kurasa penting untuk dikenang, opini-opini yang hanya bisa dimengerti olehku, dan belakangan tentang aktifitasku sebagai guru sekolah minggu, juga menulis tentang pembahasanku atau pembelajaranku akan Firman Tuhan. :)

Why?
Menulis itu seperti hobby buatku. Ibaratnya kalau gak dilakukan aku bisa uring-uringan, semacam tempat pelampiasan sih..

Sering banget rasanya di kepala itu muncul banyak ide, banyak opini, banyak hal-hal aneh yang saling mendesak untuk keluar. Kalau gak dikeluarkan semua itu akan mati atau merubah moodku jadi negatif.

Where?
Mostly, di kantor #ups. Tapi aku selalu memanfaatkan yang namanya itu aplikasi catatan di HP. Sering sekali aku mencatat catatan khotbah di handphone yang kemudian, di perjalan balik dari gereja ke kosan, aku akan mengurainya menurut pikiranku. Lalu di kantor aku akan mulai browsing gambar yang cocok dan langsung di posting sambil sedikit merapihkan sana- sini.

Karena menulis itu adalah hobby, jadi dimana aja dan kapan aja menulis bisa dilakukan. Bahkan walaupun itu hanya di kepalamu dan kamu belum punya cara untuk menuangkannya. Segera ambil handphonemu! Karena jaman sekarang HP adalah benda yang tidak pernah jauh tangan siapapun. Banyak aplikasi untuk mencatat. :)

That's about me, how about you?

2 comments:

  1. aku setuju banget kalau menulis itu semacam tempat pelampiasan. Mau marah, mau ngemaki nggak ada yang tersinggung kalau dituangkan dalam bentuk tulisan :))

    ReplyDelete