Aug 9, 2011

Jatuh Bangun Aku Mengejarmu..

sound like a song right?

Yup jatuh bagun adalah hal yang biasa di hidup ini, bagi mereka yang memiliki peruntungan baik mungkin bangunnya lebih banyak dari jatuhnya. Tapi buatku mana pun yang lebih banyak, yg ku tau Tuhanku punya rencana yang lebih indah.

 Tau kenapa aku menulis hari ini, di siang hari di sela istirahat makan siangku?

Itu karena aku baru saja membaca blog temanku Nurhikmahsari Nawangsih Rusydi. She wrote a note about me and my friends, aku rasa kalo aku sedang tidak di kantor mungkin aku bakalan nangis membacanya. Tebak kenapa? karena apa yang dia tulis dan dia rasakan, juga pernah aku rasakan. Soal kadarnya mungkin berbeda, but I know how it is hurt.

Tapi sejujurnya yang mau aku bilang adalah dia kini telah belajar pelajaran baru yang telah membuatnya naik satu level. :D

Benar, setelah kemaren aku gagal masuk Garuda, aku banyak belajar mengenai hatiku. Itu karena kesalahan dan dosaku, aku terlalu sombong dan congkak. Belum juga masuk dah berhayal kalau jadi pegawai di sana.  Tapi tak apa, setidaknya pengalamanku telah bertambah satu dan aku menjadi lebih kuat.

Bukankah aku sudah bilang Tenang lah kini hatiku. karena setelah gagal aku kini ada di perusahaan swasta yang cukup besar. ASTRA, tepatnya AGIT. Aku udah menginggalkan pekerjaan lama ku sebagai programmer dan menjadi tester kini.

Senang???
Tentu aja, tapi tetap aja hatiku masih sering ragu, apakah aku sanggup menajalani ini semua? Apakah nanti aku akan mengeluh seperti di kantor dulu?
I don't know about it yet, just the time know the answer...

Yang aku tau, hanya menjalani ini dengan bersyukur dan hati yang gembira karena hati yang gembira adalah obat tapi semangat yang patah meremukkan tulang

Besok mungkin saja aku sudah hilang dari dunia ini, atau besok mungkin saja ada seorang yang akan melamarku atau besok mungkin saja aku di promosikan jadi bos, atau besok tugas2 ku semakin banyak.

Tapi itu besok kan?
Yang aku tau hari ini harus aku jalani dengan tetap bersyukur.
Biar lah besok punya kesusahan sendiri
Kesusahan sehari cukuplah untuk hari ini saja 

Tapi bukan berarti kita tidak merencanakan hari esok, hanya saja jangan pernah khawatir akan hari esok, bukankah bunga bakung di taman yang hari ini ada dan besok akan di lempar ke api, tetap di dandani Tuhan dengan indah? 
Bukankah burung pipit itu kecil? Tapi tetap di kasihi Tuhan kan? 
Apalagi aku dan kamu ciptaannya, bukankah dia lebih lagi akan mengasihimu?

Temanku yang membaca ini, mungkin saat ini kamu sedih, atau pun senang atau kau kehilangan orang yang paling kau sayang, kau dihianati oleh orang yg paling kamu kasihi, atau apapun kondisimu sekarang. Saat ini kamu sedang di tempah menjadi lebih baik agar kau menjadi berlian yang berharga sahabat.

Tetaplah bersinar dan tersenyum :)


No comments:

Post a Comment