Jan 1, 2016

Bye 2015, hello 2016

Begin this year with many happy news...

Hello fellas.. Happy new year to us!!

Happy 2016!
This year i just decided to cancel my Malaysia trip for February. Why? 
Karena aku gak mau solo trip lagi! 
Bukan karena aku tidak menikmati solo tripku sebelumnya..
Tapi karena aku merasa aku tidak ingin sendiri lagi. 

Well sementara aku belum punya pasangan, jadi trip nya aku batalin.

2016 ini rasanya akan semakin banyak undangan pernikahan yang aku terima. Katakan saja di awal tahun ini, sahabat yg udah kayak sister buat aku bakalan menikah. 

Di akhir 2015 aku juga mendapat kabar bahwa wanita yang selama ini aku doakan karena belum mendapatkan restu dari orang tuanya, akhirnya mendapatkan restu itu.

Bulan desember lalu pun seorang sahabat baru melepaskan status single menjadi in relationship. I am so happy for her.

Bulan april 2016, sahabat priaku juga akan melepaskan masa lajangnya. Setelah hubungan rumit yang dilaluinya dan proses pencarian sana-sini. 

Seorang teman lama pun melaporkan dirinya akan menikah di tahun ini.

I'm happy.. Very very happy...
Walaupun terkesan lama tapi aku bisa melihat doa-doa mereka terjawab. 

Aku juga bahagia karena seorang sahabat yang akhirnya semakin serius ketika mencari pasangan hidup. Dia yang sekarang mulai rajin puasa dan beribadah. Kata dia, "semenjak denger cerita yuyu..."

Rasanya bahagia ketika kita tahu bahwa melalui diri kita ada berkat yang bisa diterima orang lain. Rasanya bahagia ketika doa-doa kita tentang orang lain akhirnya terjawab.

Doa, doa, dan doa..
Aku melihat bagaimana hal yang terlihat kecil ini sangat berarti.

Diakhir 2015, aku menutupnya dengan ucapan syukur. Walaupun tepat di tanggal 31 aku merasa ditegur oleh seseorang. Tentang bagaimana aku menjalankan persahabatanku. But it's okay, that's how we learn, right?

Seorang rekan kerja jg menegur mengenai pemakaian earphone. Terdengar sepele memang, tapi akupun jadi menaruh resolusi, "mengurangi pemakaian earphone di 2016"

Di 2015 aku juga bertemu dengan orang-orang yang membuatku banyak bersyukur. 

2015 juga adalah tahun aku belajar iklas dan memaafkan. Memaafkan dia yang begitu melukai hatiku, dia yang.... Sudahlah... Aku sudah melupakan semuanya. Akhir tahun 2015 aku bisa melihat dia tersenyum bahagian. Dan itu cukup, karena akupun mendoakan dia bahagia dengan pilihannya.

2015 adalah tahun travelling puncak bagiku. Karena untuk pertama kalinya aku ke singapore dan melakukan my solo travelling. Juga tahun pertama aku menginjakkan kakiku di negri matahari itu. 

2015 adalah tahun dimana Tuhan mengubah hatiku. Dulu aku yang sering banget memandang fisik seseorang, sekarang aku belajar melihat hati mereka.

2015 akupun akhirnya meluluskan studyku. Setelah perjuangan yang hampir menyerah dan juga sempat adu mulut sama mama, akhirnya aku lulus.

2015 aku buka dengan 2 doa penting. Walaupun hanya 1 doa yang dikabulkan Tuhan, tapi bukan berarti doa kedua itu tidak sedang diproses? Karena sampai akhir 2015, aku bisa merasakan penyerataan Tuhan dalam mengubah hati dan pikiranku. Bagaimana Dia dengan caranya yang penuh kasih menegurku, mengajariku, dan mencintaiku.

2015, terimakasih untuk kebersamaan kita.. 
Dan hallo 2016, 366 hari dalam tahun ini. Doaku di akhir 2015 adalah meneruskan doa 2015 yang belum terwujud. Kiranya Tuhan bukakan jalan. Amin.

Happy new year once again fellas!!
Have a great story of life. 😊😊



2 comments: