Apr 23, 2015

Am I happy Now?

Remember this picture?

Ingat gak foto itu diambil dari film apa?
Mungkin bagi sebagian orang film ini sering terlupakan. Tapi aku seneng baget sama film ini. Entah itu efek karna isinya pinguin semua, atau karena mereka menari di film ini. Selain semua itu, aku suka dengan ceritanya.

"Mumble!"

Bahkan menyebut nama Mumble saya sudah membuat saya bahagia, :)

Dan kembali ke judul postingan,
"Am I Happy Now?"

Buat kalian bahagia itu apa?
Aku ditanya apakah sekarang aku bahagia? Aku akan mencoba mendeskripsikan makna bahagia itu.

Buat aku bahagia itu sangat kompleks!

Bahagia, karna:
  • Punya orang tua
  • Punya sahabat
  • Punya pekerjaan
  • Punya kehidupan yang layak
  • Punya pendidikan yang baik
  • Punya koleksi buku yang menurutku banyak
  • Bisa melayani anak-anak dan tiap minggu bisa peluk-peluk dan main sama mereka
  • Punya atasan dan lingkungan kerja yang baik
  • Punya rekan kerja yang kece-kece (fisik ataupun sikap)
  • Punya kesempatan untuk jalan-jalan ketempat-tempat favorite-ku.
  • Punya kesehatan yang baik
  • Ibaratnya apapun yang aku "mau" bisa aku dapatkan
Tapi bagaimana kalau beberapa point diatas kemudian menghilang?
Akankah aku masih bahagia?

Bahagia yang benar itu, apa?
Karena alasan diataslah makanya saya mau menuliskan point kedua ini. 
Bagaimana kalau dari point-point yang saya sebutkan diatas, saya kehilangan satu saja?

Bagaimana kalau pekerjaanku hilang? 
Akankah aku tetap bahagia?
Bagaimana jika kedua orang tuaku pergi?
Akankah aku tetap bahagia?

Masih ingat dengan ayat ini?
Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah,karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.
Berbahagialah orang yang berdukacita,karena mereka akan dihibur.
Berbahagialah orang yang lemah lembut,karena mereka akan memiliki bumi.
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kehendak Allah,karena mereka akan dipuaskan.
Berbahagialah orang yang berbelaskasihan,karena mereka akan beroleh belas kasihan.
Berbahagialah orang yang suci hatinya,karena mereka akan melihat Allah.
Berbahagialah orang yang membawa damai,karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
Berbahagialah orang yang dianiaya karena melakukan kehendak Allah,karena merekalah yang punya Kerajaan Surga.
Bagian darimana dari ayat tersebut yang bila dilihat dari sisi duniawi bisa dikatakan bahagia?

Dan, akankah aku tetap bahagia jika point-point diatas itu hilang dari hidupku?

Am I Happy Now?
NO! --> ini jawaban dalam hati aja.
Sedang ada pergumulan yang besar dalam hidupku. Suatu masalah yang sejak bertahun-tahun lalu tidak pernah selesai. Masalah yang selalu aku hindari. Masalah yang tidak aku tahu solusinya.

Dulu masalah ini datang bersama masalah yang lain. Masalah yang menurut aku jauh lebih prioritas dari pada masalah itu. Sebut saja masalah itu A dan masalah baru itu B. Sekarang masalah B itu sudah selesai, walaupun aku butuh waktu satu tahun untuk tetap berdoa dan memohon. Dan bahkan sekarang pun aku masih berdoa untuk pemulihan hatiku karena masalah B.

Tapi si masalah A ini, sejak dulu sampai detik ini selalu menjadi masalah yang paling menyakitkanku. Aku berdoa untuk itu, tapi masalahnya aku tidak tahu harus berdoa bagaimana. Aku tidak ingin doa yang memaksa Tuhan.
Berdoa agar kehendak Tuhan yang jadi? Aku takut bila kehendak Tuhan itu tidak sesuai keinginanku. Aku takut kehendak Tuhan itu melibatkan penderitaan-penderitaan lain yang harus aku hadapi.

Yes. I know. Tuhan akan kasih bantuan.
Yes. I know. Tuhan pasti punya rencana lebih indah.
Yes. I know. Jika aku berhasil melewati ini, aku akan naik level.

BUT! 
Jarak antara tahu dan mengalami sendiri. Itu bagaikan langit dan bumi. Jauh.

So, once again, Am I happy?
Ini adalah jawabanku yang sebenarnya, jawaban yang akan aku teriakkan dengan kencang.
YES. I AM HAPPY
Why?
Karena ada seorang pria dalam hidupku. Aku tahu sampai kapanpun dia tidak akan meninggalkanku. DIA tidak akan mengecewakanku. DIA tidak akan membiarkanku sendiri. 

DIA karena DIA aku bahagia.
Hanya karena DIA.

#salam

No comments:

Post a Comment