Jun 17, 2012

Merangkak



Berhubung saya udah lulus sidang dan lagi nunggu jadwal wisuda dkk, saya ingin membagikan kisah merangkak saya hingga saya lulus. Apa lagi buat yang mw masuk kuliah.

Saya lulus SMA tahun 2007, cita-cita saya sejak kecil mungkin sama dengan cita-cita kamu. Saya mau jadi dokter. Kenapa? Karna orang tua saya menginginkan hal itu. Agar saya bisa jadi orang kaya kelak!

Tapi fakta berkata lain. Saya sadar saya bukan siswi yang rajin belajar, itulah sebabnya saya tidak lulus spmb. Tapi orang tua saya tidak menyerah, mereka mengupayakan biaya 40 juta agar saya bisa masuk fakultas kedokteran d universitas swasta di kota saya. Tapi seperti yang kalian lihat, saya berakhir di jurusan IT.
Kalian tau kenapa? Singkatnya karna Tuhan tidak ingin saya di situ.

Tapi hati ini tidak ihklas, saat melihat kenalan saya yg berkuliah di jurusan itu. Bukannya ingin menghakimi, tapi saya tidak rela. Mereka yg dengan uang puluhan juta bisa menempati posisi dokter. Bukankah kesana mereka berakhir kelak?
Saya yang dari dulu ingin jadi dokter, tapi gagal, sedangkan mereka karna faktor orang tua dan uang berhasil ada di situ.
Lalu bila saya renungkan semakin dalam, saya yakin di lain tempat, ada seorang rekan yg berfikiran seperti saya.

Seorang teman pernah mengatakan, dia menyesal ada d jurusannya sekarang, dia ingin kuliah seperti saya. Tapi apa daya, jurusan IT punya rating tinggi d universitas negri cui, mau kuliah d swasta? Biaya dari mana, kalau kamu adalah anak tertua dan masih banyak adik mu yang butuh uang!

Kami berdua sama-sama tidak bahagia dengan jurusan kami. Tapi saya harus move on! Bukan hanya mantan kekasih yang harus move on, tapi dengan mantan cita-cita saya, saya harus move on.

Segala cara dan banyak tes masuk yang saya coba, tapi yang mau nerima saya cuma NTC. Salah satu bentuk pelatihan yang setara dgn d2 yang didirikan telkom dengan NIIT di India. Ya awalnya saya terlena dengan janji manis para petinggi di kampus, hingga saya ikut rencana pendidikan yang mereka rencanakan. Saya mengambil diploma 3 saya d kampus yang baru mereka dirikan.

Menjadi angkatan pertama gak seru, coi! Pernah ngalami dapat buku mata kuliah setelah uas atau uts selesai? Saya pernah mengalaminya. Pernah ngalami nilai diportal tiba-tiba hilang atau nilai A berubah bentuk jadi C? Saya pernah mengalaminya.

Kalau ditanya alasannya datanya hilang! What?? Dengan tampang tak berdosa si admin itu akan bilang kamu tinggal olt(online test) ulang! Emang mempelajari buku bhsa inggris itu gampang? Nilai indah yang saya dapatkan dengan bergadang sampai pagi, hilang lenyap! Kalau jarakny 1 atau 2 hari, mungkin memory saya masih segar, tapi kalau sudah enam bulan?

Sudahlah, saya tidak sedang ingin menjelekkan almamater saya. Toh itu dulukan? Toh kampus itu sudah menjembatani karir perdana saya. Saya menjadi pegawai outsource di salah satu anak perusahaan telkom. Tapi hidup memang tidak selalu mudah. Urusan kontrak yang membuat saya ingin meledakkan orang-orang yang sering mengirim email tentang aturan-aturan aneh. Tapi bukan itu yang membuat saya keluar dari perusahaan itu, semakin lama disitu semakin saya merasa saya tidak cocok jadi programmer. Itu juga yang membuat saya menolak tawaran untuk jadi developer di pekerjaan saya yang sekarang, walaupun hanya jadi db dev.

Seiring dengan pengalaman kerja yg bertambah, maka tentunya kuliah saya terus berjalan kan?
Saya mulai bekerja, sebelum saya lulus diploma 3, lalu dilanjutkan dengan ekstensi saya. Yup dari d2, merangkak ke d3 dan tertatih-tahih untuk dapat gelar sarjana.

Proses merangkak saya bukan hanya dalam pendidikan. Masih banyak dan sangat banyak sifat dan tujuan yang ingin saya raih. Mungkin saja saat ini saya masih tengkurap, tapi saya akan merangkak! Walau tak secepat orang yang berjalan, tapi saya hanya ingin berpindah. Move on ke tempat tujuan saya.

Mari merangkak, walaupun cuma sedikit, yg penting pindah. :)

NB: berharap bisa dapat kabar tentang kisah 'meragkak' kamu. 

Love,

@yuuCaaaa

2 comments:

  1. sama banget yu, aku juga dulunya gak mau masuk IT ntah kenapa bisa nyasar kesini benar mungkin TUHAN gak ingin saya jadi Guru :( dan kini sedang merangkak menjadi seorang sarjana ^^

    ReplyDelete
  2. semangat!!

    Kamu pasti bisa dev dan harus bisa!!

    Sekarang saya juga lagi merangkak. Merangkak jadi pegawai tetap di perusahaan bagus..:))

    ReplyDelete