Mar 18, 2014

Etika Kabar Baik

I just got emails from Sunday school  group, yang mana isinya 'menegur banget'

Rasanya agak kurang baik bila saya tidak membagikan isi email tersebut, so this is what I got.




ETIKA KABAR BAIK

Topik: Bahan Cerita untuk PMPI 2014
Nats : Tidak patut yang kita lakukan ini. Hari ini ialah hari kabar baik, tetapi kita ini tinggal diam saja (2 Raja-raja 7:9)
Bacaan : 2 Raja-raja 7:3-9
 
Apabila seorang ilmuwan berhasil menemukan obat kanker, kita pasti mengharapkan obat tersebut disebarkan ke seluruh dunia. Etika dasar menuntut agar kabar baik tidak disimpan sebagai rahasia.
Ketika raja Siria mengepung kota Samaria, persediaan makanan dihentikan. Dan empat laki-laki penderita kusta memutuskan bahwa mereka lebih baik mati di tangan bangsa Siria daripada harus mati menahan lapar. Mereka pun akhirnya menyerahkan diri kepada musuh. Akan tetapi, ketika mereka tiba di perkemahan musuh, ternyata tidak ada orang di sana. Rupanya pasukan musuh sudah melarikan diri di malam hari.
Makanan tersebar di mana-mana. Keempat orang itu makan dan minum serta mengumpulkan barangbarang bagi diri mereka sendiri. Mereka sebenarnya tergoda untuk merahasiakan kabar baik ini. Tetapi kemudian mereka ingat terhadap penduduk Samaria yang kelaparan. Mereka berkata satu kepada yang lain, “Tidak patut yang kita lakukan ini” (2 Raja-raja 7:9). Maka mereka pun menjadi penginjil, yaitu pembawa kabar baik. Pada akhirnya, inti penginjilan adalah: satu orang yang kelaparan memberitahukan kepada orang kelaparan yang lain di mana dapat menemukan makanan.
Anda dan saya sudah menemukan bahwa keselamatan itu ada di dalam Yesus Kristus. Menyimpan kebenaran ini bagi diri sendiri merupakan pelanggaran terhadap integritas dasar. Jika kita sudah menemukan obat bagi hati nurani yang bersalah, jika kita telah menemukan makanan kehidupan, kita wajib membagikannya kepada orang lain —Haddon Robinson 

PENGINJILAN BAGAIKAN SEORANG PENGEMIS YANG MEMBERI TAHU
PENGEMIS LAIN DI MANA ROTI DAPAT DITEMUKAN

INJIL adalah 'KABAR BAIK'
INJIL Kalau tidak diberitakan bukanlah kabar baik..--RICHCARD BONKYE

Mesin Cetak dan Alkitab

Topik :BAHAN CERITA UNTUK PMPI 2014 MADYA
Nats : Firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya (Yesaya 40:8)
Bacaan : Mazmur 119:89-91, 1Petrus 1:22-25

Kerahasiaan, jaminan hukum, dan kemajuan teknologi dewasa ini adalah bagian dari topik berita yang biasa disebut orang "karya terbesar abad ini." Berikut ini bukanlah berita terbaru tentang satelit mata-mata ataupun program komputer. Ini adalah kisah di balik suksesnya penemuan mesin cetak oleh Johannes Gutenberg pada tahun 1455!
Gutenberg bermaksud merahasiakan penemuannya hingga selesai kelak. Namun seorang ahli waris investornya mengungkapkan apa yang sedangia kerjakan. Berita itu merupakan keajaiban teknologi yang memungkinkan dilakukannya pencetakan literatur secara massal.
Ketika Gutenberg selesai membuatnya, buku pertama yang dicetaknya adalah Alkitab. Hal itu tentu saja membuat Alkitab menjadi buku yang tersebar paling luas di dunia! Sebelum tahun 1455, Alkitab diperbanyak dengan cara kuno dan menghabiskan banyak waktu untuk sekali cetak, tetapi sejak saat itu Alkitab diproduksi secara massal.
Mengapa buku ini banyak menarik perhatian? Mengapa buku ini yang menjadi pilihan pertama Gutenberg? Dan mengapa hingga kini Alkitab masih saja dicetak jutaan eksemplar setiap tahun? Jawabannya mudah saja: Alkitab adalah buku yang adikodrati, pewahyuan tertulis Allah kepada umat manusia. Allah sendiri yang telah mengilhami dan kemudian menjaganya, dan Dia akan terus memimpin umat-Nya untuk mewartakan kabar baik yang menakjubkan tentang keselamatan.
Terima kasih, Tuhan, atas adanya mesin cetak dan Alkitab! --JDB 
BANYAK BUKU DAPAT MEMBERI INFORMASI  NAMUN HANYA ALKITAB YANG DAPAT MENGADAKAN TRANSFORMASI

Mengajak Siswa untuk mengandalkan Firman dalam Alkitab sebagai dasar memberitakan kebenaran INJIL

No comments:

Post a Comment